√ Belajar Secara Menyenangkan untuk Masa Depan - Heyraneey | Talk Less Write More

Belajar Secara Menyenangkan untuk Masa Depan

 

     Ikutan belajar secara daring dengan pemateri Mas Giri Suhardi dari Udemy.  Udemy, Inc. adalah gabungan kata dari You dan Academy, dengan visi meningkatkan kualitas hidup dengan pembelajaran berpusat di San Fransisco. Udemy sendiri penyedia kursus online  terbuka (MOOC) besar-besaran Amerika yang ditujukan untuk orang dewasa dan pelajar profesional. Siapa pun bisa mengajar dan bisa belajar.  Didirikan pada Mei 2010 oleh Eren Bali, Gagan Biyani , dan Oktay Caglar. Udemy sendiri awalnya  kursus online  di Amerika. Namun, sejak  5 Maret tahun  2019 resmi launching di Indonesia. Udemy meyakini bahwa guru terbaik bisa berasal dari siapa pun, dan bisa diakses oleh siapa pun. Ada yang menarik dari salah satu instruktur Udemy, seorang surgeon atau dokter bedah yang bisa menjadi top instruktur programming.  Di Udemy, sistem pembelajarannya menggunakan rekaman video, dengan tujuan agar  bisa belajar kapan pun, dan di mana pun.

 

Terdiri dari kuis, ada e-book, artikel, tugas, dan latihan coding. Namun, tidak hanya itu saja, banyak hal lainnya seperti cara mengirim surel, perlindungan data pribadi, perencanaan finansial, dan banyak lainnya.

 

Materi kali ini cukup seru ditambah suara dan pembawaan Mas Giri yang sangat nyaman untuk disimak sangat podcastable. Materi yang dibawakan Mas Giri sangat banyak dan benar-benar insightful, beberapa materi yang menjadi catatan pribadi.

 

5 Top Skills 



Skills yang sangat dibutuhkan saat ini dan masa depan adalah


1. Analytical thinking and innovation

Membutuhkan penganalisaan Informasi menggunakan logika terkait penyelesaian masalah dan inovasi.

2.    Active learning and learning strategies

Memahami setiap implikasi dari sebuah informasi baru, dan learning strategies bagaimana bisa menggunakan cara belajar yang tepat menurut kita sendiri. Karena perkembangan ilmu terus berkembang, nah kita harus terus belajar.

3. Complex and problem solving

Mengidentifikai masalah rumit dan mereviewe yang terkait dan menyelesaikannya

4. Critical thinking and analysis

Melakukan kritik dan memahami apa damMas dari setiap tindakan serta melakukan analisisnya

5. Creativity, originality, and initiative

Berani mengambil tantangan dan memiliki inisiatifnya.

   5 top skills tersebut harus kita miliki untuk bisa survive dalam pekerjaan ke depannnya.

 

Rumah Karir



 

Penganalogian rumah karir ini sangat penting, mengingat semuanya adalah selaras dan juga saling membangun. Ini juga sangat dibutuhkan untuk para lulusan baru.

Pilar-pilar dan atapnya ini  bersinergi  berkaitan dengan struktur paling penting yang mana terdiri dari tiga pilar

1.    Pilar  interpersonal

Berkaitan dengan bagaimana menempatkan diri dengan baik dan kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Komunikasi, empati, dan negosiasi


2.    Pilar inovasi dan kreativitas

Berkaitan dengan analisis dan juga bagaimana melakukan penyelesaian masalahnya disertai kreativitas.

 

3.    Pilar digital

Kemampuan mengoperasikan hal-hal berkaitan dengan sistem digital.

 

4.    Atapnya adalah Keahlian Bisnis dan Spesialisasi Industri, memahami, mempelajari, melakukan riset banyak hal yang berkaitan dengan industri atau  keahlian yang ingin ditekuni. Ini penting karena saling berkaitan satu sama lain, jika salah satunya tidak terpenuhi maka rumah yang telah dibangun itu nantinya bisa rubuh.

 

 

T- Shaped people. Know about a lot of things, but be really good at one thing.

 

Model T shape ini adalah, penggambaran orang yang punya satu fokus topik. Namun, memiliki wawasan banyak hal. Sederhananya, mengetahui banyak hal, tapi ahli beberapa hal.

 

1.    Memiliki manfaat yang banyak, banyak perspektif yang dapat dikembangkan dan bisa berpikir komperehensif.

2.    Dapat menjadi kolaburator yang baik.

3.    Dapat bisa lebih berempati, karena memahami banyak hal.

  






Apa keterampilan yang harus dimiliki?

Kemampuan mempelajari keterampilan baru.

 Pentingnya memiliki goals akan kehidupan

 



Menentukan goals juga ada terknik dan carnya, SMART GOALS terdapat poin-poin penting yang harus kita ketahui agar mendapatkan hasil secara maksimal.

Teknik belajar

Belajar hanya untuk lulus= short term

Belajar untuk ilmu= long term

Di sini lah fungsi belajar yang efektif.

Terdapat fundamental dalam pembelajaran, dianalogikan seperti sebuah pohon, pilar pembelajaran .

1.    Mindset game

2.     Happiness actor

3.     Trunk base knowledge

4.   Efficiency trumps grit

Belajar dimulai dari yang sangat fundamental terlebih dahulu, Mas Giri menganalogikannya seperti sebuah pohon. Yang mana belajar dimulai dari batangnya terlebih dahulu, fundamen kuatnya baru mulai ke cabang-cabangnya. Hal ini agar mampu mempelajari sesuatu secara lebih banyak dan kuat karena memahami konsepnya.



 Terdapat  beberapa bahasan tentang teknik belajar yang dijelaskan. Namun, di sini mengulas dua saja yaitu Teknik Feyman  dan Teknik  Pomdoro. 

Teknik Feyman 

 



1. Pilih topik yang akan dipelajari dan mencatat poin-poin penting

2. Berpura-pura sedang mengajarkan materi tersebut kepada orang lain secara sederhana.

3.  mengidentifikasi bagian mana yang masih belum dipahami

4. Membuka kembali literature untuk memahami secara mendalam dan kembali menjelaskannya.

Teknik Pomodoro

 



Seperti belajar dalam waktu 25 menit yang terdapat jeda di antara blok waktunya. Setiap blok waktu, setelah 25 menit diberikan jeda  istirahat 5 menit. Setelah menyelesaikan 4 blok waktu dalam artian 100 menit, istirahat dapat dilakukan lebih lama. Penyesuaian jeda waktu sesuai dengan seberapa banyak materi yang akan dipelajari. 

 Belajar Online Vs Offline?

 



Terdapat banyak yang bisa kita pelajari dari belajar  online maupun offline, yang mana keduanya memiliki banyak manfaat  dan saling melengkapi. Pada pembelajaran offline atau konvensional mungkin terdapat aturan waktu dalam pembelajarannya yang mana tidak sefleksibel saat pembelajaran online. Namun, tentu keduanya dapat saling melengkapi. Selama kita mampu mengambil manfaat dan pembelajaran dari banyak hal, maka bukan tak mungkin akan mampu survive di masa mendatang.

Get notifications from this blog

2 komentar

  1. Saya suka belajar pakai teknik Feyman, Mbak, terlebih untuk menyerap materi-materi yang harus disampaikan kalau ada tugas presentasi di depan kelas. Menurut saya, poin ke-2 itu malahan jadi kuncinya. Dulu, saya ngiranya belajar itu cuma melibatkan membaca dan menghafal saja, eh tahu-tahunya setelah coba-coba mengajarkan ke teman-teman sekelompok tentang apa yang saya pahami, saya jadi makin ngerti dengan inti dari materinya. Walaupun sedikit makan waktu, tetapi yang saya pelajari lebih nyantol di otak dan bertahan cukup lama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuu, setuju banget. Kayak ada pepatah, ilmu makin diajarkan makin melekat. Makin berbagi makin banyak yang kita dapatkan. Sepakaat bangett

      Hapus

Halo! Terima kasih sudah membaca.