Heyraneey | Talk Less Write More
[REVIEW] Scarlett Esscence Toner, Serum Series( Brightly Ever After Serum dan Glowtening Serum)

[REVIEW] Scarlett Esscence Toner, Serum Series( Brightly Ever After Serum dan Glowtening Serum)

Halo, sepertinya sudah lama ya saya nggak menyapa teman-teman semua. Hari ini saya  baru banget kelar KKN alias Kuliah Kerja  Nyata (KKN). Di KKN  suasananya itu dingin banget, eh ternyata pas pulang ke rumah wajah saya jadi belang dan  jadi lebih gelap teman-teman. Padahal di sana dingin, tapi bisa banget wajah saya menjadi lebih gelap dan tangan saya pun jadi belang.  Pas banget saya mau mengulas skin care dari Scarlett yang sebelumnya juga udah pernah saya review loh!

 


Saya ingin mengulas dari  Scarlett Essence Toner Brightly.  Dari komposisinya sesuai dengan  manfaatnya:

1. Glutathione 

Glutathione merupakan zat antioksidan tinggi yang kerap  mencerahkan kulit dan umumnya dapat mengurangi risiko bahaya radikal bebas  dari sinar matahari. Hampir rata-rata produk dari scarlett mengandung glutathione loh! 

2.Jeju Propolis Extract

Membantu regenerasi sel-sel kulit mati. Jeju propolis extract,membantu regenerasi  sel – sel kulit mati yang memang umumnya kulit akan melakukan regenerasi dengan sendirinya.

 3. Niacinamide

Membantu merangsang produksi kolagen. Niacinamide merupakan turunan dari vitamin B3, umumnya membantu kulit untuk merangsang produksi kolagen yang membantu mencerahkan kulit juga. Kandungan niacinamide juga mampu memperbaiki skin barrier yang rusak.

 4. Vitamin C

Membantu mencerahkan kulit. Paparan sinar matahari memang sangat memengaruhi kulit. Sama nih dengan judul skripsi saya juga, hihi. Vitamin C juga mampu menstimulasi enzim tyronasinase, untuk memproduksi pigmen melanin yang berlebih.

 


Kandungannya udah saya bahas, lalu kita bahas teksturnya yukKarena ini toner, mirip seperti tekstur toner pada umumnya. Wujudnya cair, ringan dan mudah sekali menyerap di kulit. Bedanya terletak pada sensasi saat toner di aplikasikan. Ada sensasi dingin yang menetap sih, kurang lebih lima menitan masih terasa sensasi sejuknya.

 

Menjadi sangat menarik karena ada bobanyaa lho ehhehe. Awalnya saya pikir ini pemanis, ternyata saya salah!

Bahan yang terkandung didalamnya bukan sekedar hiasan atau aksesoris semata loh ya! Terdapat kandungan aktif juga dari bobanya ini. Bobanya juga mudah dibaurkan. Saat dipencet, boba dengan cepat mampu menyatu bersama cairan Essence Toner Scarlett Whitening. Sangat memudahkan pemakaian loh!

 

Karena saya pakai varian Essence Toner Scarlett Brightly, bobanya berwarna pink yang gemoy!  

Nah, saya suka banget dengan toner yang kemasannya pump!

Beruntungnya  kemasan, Essence Toner Scarlett hadir dalam bentuk botol pump ukuran 100 ml. Tampilan depan, terdapat nama varian produk, beserta kandungan utamanya. Ada juga cara pakainya untuk mempermudah penggunaan loh.

 Jadi saya nggak khawatir lagi deh ketumpahan atau beluberan.

Kemasannya juga aman untuk dibawa-bawa, istilahnya travel friendly hihi, karena dilengkapi dengan penutup di atas pumpnya. Karena ini essence toner, alias essence dan toner kombinasi skincare 2 in 1 jadi lebih ringkas, over all ini enak dan worth to buy sih!

Setelah menggunakan essence toner, memang pas banget kalau menggunakan serum setuju kan?

 

Di sini saya akan mengulas Brightly Ever After Serum dan juga Glowtening serum.

Untuk review Brightly Ever After Serum  bisa banget dibaca di sini.

 

Scarlett Glowtening Serum


Sama perti serum Brightly Ever After Serum juga, serum Glowtening dari scarlett ini  menggunakan kemasan dari botol kaca dengan isi 15 ml. Bagian  luarnya terdapat label yang ada di kemasan kotak atau kardusnya. Seperti penggunaan serum pada umumnya, terdapat  pipet tetes sendiri berwarna putih dan sudah menyatu dengan tutupnya, jadi cukup praktis. Warnanya berwarna putih seperti susu. 

Scarlett Glowtening ini mengandung 16,5% komposisi aktif dan komposisi pendukung.   Saya mau bahas bahan aktifnya berdasarkan  informasi di kotak pembungkusnya.  

1. Tranexamide Acid

Komposisi ini klaimnya mampu berfungsi meredakan kulit yang meradang, melindungi kulit dari sinar UV, dan membantu untuk meratakan warna kulit.

 2. Niacinamide

Membantu merangsang produksi kolagen. Niacinamide merupakan turunan dari vitamin B3, umumnya membantu kulit untuk merangsang produksi kolagen yang membantu mencerahkan kulit juga. Kandungan niacinamide juga mampu memperbaiki skin barrier yang rusak

 3. Allantoin

Komposisi ini kaya akan antioksidan, membantu tubuh untuk merangsang pertumbuhan kolagen pada kulit .

 4. Geranium Oil

Membantu menyamarkan garis halus pada wajah serta membantu kulit agar memperlambat penuaan.


Glowtening Serum  dari Scarlett ini klaimnya tidak menggunakan pewangi tambahan loh. Karenanya saat saya mencoba tercium aroma esensial oilnya mirip aroma mahoni tapi kalau menurut pembauan saya loh yaa. Aromanya menyegarkan.

 

Terdapat juga komposisi yang mengklaim mencerahkan yaitu  niacinamide, tranexamic acid, dan licorice extract. Ohya terdapat juga komposisi pendukung. Sangat di-highlight terdapat 8 macam, ternyata ada juga beberapa bahan aktif lainnya dalam kandungan serum ini.

1. Glycyrrhiza glabra root extracts

2. Pogostemon Cablin oil

3. Pelargonium roseum leaf oil

4. Eugenia caryophyllus Bud oil

5. Cedrus allantica Wood oil

6. Lavandula hybrida oil

7. Cinnamomun zeylanicum leaf oil

8. Canarium luzanicum gum oil

9. Illicium verum fruit oil

10. Tocopheryl acetate.

Kalau kita liat akhiran kalimat kebanyakan basisnya dari oil atau minyak. Namun, sepertinya itulah yang menyebabkan glowing setelah pemakaan yaa.


Cara pemakaiannya juga sama seperti pemakaian serum pada umumnya. Dimulai dengan double cleansing bisa dengan Scarlett Brigtening Facial Wash, lalu dilanjutkan Brightly Serum. Setelah beberapa saat dan meresap, dilanjutkan Glowtening Serum ini. Cukup teteskan 2-3 tetes saja di dahi, serta pipi, lalu diratakan.  Karena ketika kita lihat komposisinya juga nyaris banyak oil makanya glowtening ini lebih lama untuk meresap.

 

Setelah selesai dengan dua serum tadi, lanjut dengan krim  wajah yang Brightly bisa baca di sini, disesuaikan juga dengan waktunya, krim malam atau siang. 

 

Manfaatnya menurut pengalaman saya, menjadi lebih glowing. Saat bangun pagi juga kalau disentuh kenyal. Wajah memang terlihat lebih cerah dibandingkan sebelumnya. Dan selama saya menggunakan ini tidak ada rasa iritasi, sejauh ini cocok.

 

Agar lebih ringkasnya ini saya rangkum ya beberapa hal yang saya highlight dari sini.

 Pro

- Esensial oilnya aromanya nyaman dan nggak bikin pusing.

- Nonalkohol dan nonparaben

- Teregistrasi di BPOM, dijamin aman

- Kemasan ergonomis dan travel friendly

- Harganya ramah di kantong mahasiswa jug hiihii. 

Kons

- Pemakaian jangan berlebihan karena bahan esensial oil jadi kesannya oily.

 Bagaimana mendapatkan produk ini yaa?

Nah buat kamu yang mau ikutan biar wajah makin glowing, bisa dicek di akun resminya Scarlett. Berikut saya sertakan

 

- Line (@scarlett_whitening)

- Shopee: Scarlett_Whitening

- Shopee Mall: Scarlett Whitening Official Shop

- WhatsApp (0877-0035-3000) 

 


Nah, mudah banget kan ya, ingat belinya di toko resminya Scarlett ya agar terjamin orisinalitasnya.  

Sekian dulu ulasan dari saya semoga bermanfaat see yaaa!

[REVIEW] Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner

[REVIEW] Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner

 

Halo! Setelah sekian lama, kali ini saya ingin memberikan honest review shampoo sekaligus  conditioner-nya yang sedang saya gunakan.

 

Brand Scarlett Whitening tentu sudah nggak asing lagi, brand yang punya beragam produk skin care ini. Namun, tahukah kalian? Scarlett juga punya  produk hair care loh!

Terdiri dari shampoo dan conditioner. Produknya adalah Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo dan conditioner yang akan saya pakai  sekarang! 

Saya excited banget sih, karena first impression menurut  saya ini gemoy sekali kemasan dan warnanya.  

Kemasan


Pertama saya mau bahas soal kemasan. Kemasannya bisa dibilang unik menurut saya ya, karena umumnya shampoo dan conditioner itu kan botolnya menjulang yaa, nah ini melebar tapi tetap mudah digenggam.Umumnya juga, biasa botol shampoo itu menggunakan kemasan botol berwarna, Scarlett lebih memilih kemasan plastik transparan. Isinya 250 ml menjadikan kemasannya sedikit lebih besar. Botolnya pada bagian atas  dilengkapi tutup filiptop menjadikan kemasannya terlihat compact dan nggak mudah tumpah.

 

 

Perbedaan shampoo dan conditioner bisa dinilai dari warnanya, shampoo memiliki warna ocean blue sedangkan conditionernya berwarna pink cotton candy. Kemasannya juga dilengkapi sticker dengan corak ilustrasi mirip bunga gitu dengan logo khas Scarlett.


 

Menghindari pemalsuan produk, alias produk yang digunakan adalah asli. Khas kemasan produk Scarlett pada umumnya, dilengkapi dengan sticker hologram berisi barcode yang bisa dipindai untuk memeriksa keaslian produknya. 

Komposisi dan Klaim 

Komposisi untuk shampoonya adalah Aqua Demineralisata, Sodium Lauryl Sulfate, Cocamidoropyl Betaine Cocamide DEA, Laureth-9, Glycol Distearate, Sea Salt, Fragrance (Parfum) Components and Finished Fragrances, Polyquartenium-10, Guar (Cyapnosis Tetragonoloba, gum, Cetrimonium Chloride, Sodium Chlorite, Dmdm Hydantoin, Steareth-20, Citric Acid, Cl 74180

Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo dan Conditioner ini mengandung "Sea Salt" sebagai key ingredientsnya loh yang berfungsi untuk membantu mengurangi kadar minyak berlebih di kulit kepala, mengatasi penumpukan kotoran di permukaan kulit kepala, membuka kutikel rambut sehingga perawatan selanjutnya akan menyerap dengan baik.

 Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner ini memiliki manfaat untuk  membantu mengontrol produksi minyak di kulit kepala, membersihkan kulit kepala, menguatkan akar rambut, memberikan volume pada rambut, mencegah rambut rontok dan bercabang, menyehatkan foliket rambut dan kulit kepala, membantu membuat rambut jadi lebih berkilau.

Untuk wanginya, Scarlett Yordanian Sea Salt shampoo diklaim memiliki wangi bunga magnolia, sedangkan Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner memiliki wangi bunga sedap malam (evening primrose)

 Cara Pemakaiannya tentu berbeda ya karena shampoo dan juga conditioner


Pemakaian shampoo sama seperti pada umumnya, Scarlett Yordanian Sea Salt shampoo dituangkan ke tangan secukupnya ke telapak tangan lalu busakan ke akar rambut atau kulit kepala. Pijat secara lembut dan perlahan, lalu bilas.



Pemakaian conditioner  dengan cara  Scarlett Yordanian Sea Salt conditioner dituangkan  ke telapak tangan secukupnya. Digunakan setelah shampoonya dibilas yaa. Lalu aplikasikan ke batang rambut hingga ujungnya (hindari bagian akar rambut/kulit kepala) dengan merata, lalu biarkan sejenak/ selama beberapa menit kemudian bilas.

  Ohyaa,  Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo  disarankan untuk digunakan mulai dari usia 13 tahun dan aman untuk ibu hamil dan menyusui.


 Lalu bagaimana kesan saya saat menggunakan Scarlett Yordanian Sea Salt  Shampoo?

Saya langsung suka  sama wanginya. Aromanya  cukup kuat dan segar. Wangi bunga magnolia dan  khas parfum aquatic, karena ini juga konsepnya ocean sea salt. Teksturnya gel, tapi lebih kental. Warnanya ocean blue yang menyegarkan mata.. setelah saya tuangkan dan usapkan  busanya tidak yang sangat melimpah. Scarlett Yordanian Sea Salt  sangat mudah untuk dibilas, dan  kulit kepala saya yanga awalnya terasa kotor berminyak dan rambut lepek langsung hilang setelah keramas, kepala terasa lebih ringan banget. Rambut juga terasa ringan.

 

Sedangkan  Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner, saya langsung terbayang whipe cream berwarna pink cotton candy, aromanya  saya sangaat sukaaa. Scarlett Yordanian Sea Salt Conditioner ini memiliki wangi yang floral sweety gitu, aroma bunga dana roma manis makanan gitu. Klaimnya seperti aroma bunga sedap malam (evening primrose).  Conditionernya  bekerja dengan baik  pada rambut saya. Tidak membuat rambut kering.  Tekstur rambut  menjadi  halus, dan lebih mudah diatur.

 

Saya awalnya gak gitu berekspektasi tinggi sama Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner ini. Namun, saat ini bikin saya jatuh hati selain karena fungsinya juga wanginya enak banget, jadi ini worth to try sih ! 

 Setelah membaca review dan jika kalian merasa  tertarik mencoba produk Scarlett Yordanian Sea Salt Shampoo & Conditioner, kalian bisa mendapatkannya lewat salah satu platform Scarlett Whitening, seperti Shopee @Scarlettofficialshop,WhatsApp 087700353000, LINE @Scarlett_whitening atau DM Instagram @Scarlett_whitening dengan harga  sangat ramah di kantong IDR 75.000/ produknya.

Sekian dulu review kali ini, see yaaa di review selanjutnyaa!

 

Catatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bagian 1

Catatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bagian 1

Kadang-kadang saya take it for granted untuk sesuatu di hidup saya.
Saya merasa hal itu memang sudah semestinya didapatkan.

Namun, banyak momen yang membuat saya banyak bersyukur. Sekarang terhitung sejak 6 Juni 2022 lalu, saya berada di sebuah pedesaan dan kabupaten yang jarak tempuh dari rumah saya itu 7 jam dan suhunya berkisar antara 14°C-22°C.
Bener-bener pedesaan di dekat gunung yang asri, dingin, dan jaringan yang kurang stabil.
Saat saya menulis ini pun jaringannya tidak terlalu stabil, tetapi ada.
Akses ke kota pun memakan waktu yang tidak sebentar.
Awal tiba, banyak hal yang langsung membuat saya bersyukur. Karena suasananya sejuk dan asri banget. Jauh dari polusi udara dan panas terik.

Awalnya saya bingung juga karena air di tempat yang kami gunakan itu ada ikannya. Namun, setelah saya tanya ternyata ada alasan logis di balik hal itu.

Yaitu pendeteksi jika air tersebut tercemar oleh racun, artinya ikan tersebut akan mati.

Wah, brillian pikir saya. 

Saya juga belajar bahasa Jawa dan bahasa Gayo!

bahasa Jawa merupakan bahasa nenek saya saya juga jadi sedikit mengerti misalnya apa yang dikatakan orang dalam bahasa Jawa, tetapi saya agak sulit untuk membalasnya karena kosakata saya masih minim.

Bahasa yang sering saya gunakan di rumah adalah bahasa Indonesia, bahasa Aceh, dan bahasa Inggris.

Bahasa Jawa saya hanya mendengar kalau misalnya ke tempat nenek di Medan dan itu pun sudah jarang sekali berbincang dengan kami menggunakan bahasa Jawa. Saya sangat tertarik dan belajar di sini, begitu juga dengan budaya. Banyak budaya baru yang saya pelajari di sini terutama bagaimana Interaksi terhadap masyarakat, interaksi dengan teman yang berbeda sangat pola pikirnya dan baru kita kenal pula.
Saya juga banyak belajar tentang bagaimana mensyukuri kehidupan dan menjalaninya dengan penuh syukur.
[PENGALAMAN] Duta Antinarkoba Universitas Syiah Kuala

[PENGALAMAN] Duta Antinarkoba Universitas Syiah Kuala




Halo semua akhirnya punya kesempatan lagi untuk berbagi bersama, di tengah kesibukan yang padat akhir ini. Saya mau berbagi pengalaman berkaitan dengan pemilihan Duta Antinarkoba Universitas Syiah Kuala.  Jadi sebenarnya saya ikut kompetisi ini ataupun ajang pemilihan ini karena saya mendapatkan informasi dari salah satu  teman baik saya melalui status Whatsapp-nya, ia membagikan informasi berkaitan dengan ajang ini. Saya sangat tertarik dan kemudian mendaftarkan diri.
Sumber dokumentasi : Humas USK

Awalnya saya takut tidak dapat mengikuti seleksi ini dengan  penuh dan baik, berkaitan dengan jadwal kuliah yang saat ini sedang padat di semester 6, saya juga sedang menyusun skripsi.  Entah kenapa saya selalu merasa bahwa kalau misalnya Tuhan merestui saya, maka jalan saya akan sangat mudah, dan faktanya Alhamdulillah jalan saya sangat dipermudah teman-teman.
Sumber dokumentasi : pribadi

Kenapa saya bilang dipermudah?  Setiap jadwal dari kegiatan pemilihan Duta Antinarkoba ini, jadwal seleksi  sampai karantina itu tidak ada yang benar-benar bentrok dan harus saya pilih krusial antara salah satunya. Maksudnya adalah saya bisa mengikuti kegiatan dengan baik, jadwal kegiatannya ketika saya tidak kuliah secara padat dan itu betul-betul membuat saya merasa bahwa mungkin ini adalah jalannya.

Misalnya  hal sederhananya pada saat jadwal skill lab, saya ada jadwal pada hari Selasa dari pukul 08.00 sampai pukul 10.00 dan ajang puncaknya itu dari pukul 14.00. Demikian juga seperti wawancara, tes seleksi,  tes urin, bahkan tes bakat itu dilaksanakan ketika saya tidak kuliah bahkan pernah ada seleksi bakat di hari Kamis awalnya ada jadwal praktikum di hari Kamis, tapi ternyata praktikum di hari Kamis itu batal dan saya jadi bisa ikut seleksi untuk bakat. Saya merasa bahwa ini salah satu rezeki dan kemudahan yang diberikan oleh Allah kepada saya.

 Sekarang mari kita bahas tahapan seleksi.

Seleksi Administrasi

Seleksinya itu dimulai dari seleksi administrasi, seleksi administrasi dimulai dari IPK, semester maksimalnya adalah semester 4 awalnya, tapi ternyata lagi-lagi saya dipermudah Allah, ada perubahan syarat dan semester 6 dibolehkan ikut. Saya langsung mendaftarkan diri, kemudian ada juga postur tubuh ataupun tinggi badan dan saya memenuhi kriteria untuk syarat administrasi dan dinyatakan lolos administrasi.

 Seleksi Wawancara

Tahap selanjutnya adalah tahap wawancara, wawancara yang dilakukan secara tatap muka bersama dengan dewan juri, sebelum tes wawancara itu ada tes urine lebih dahulu. Tes urine untuk memastikan apakah salah satu dari kita ada yang terindikasi menjadi pengguna narkoba dan syukurnya semua dari peserta itu tidak ada yang positif ya, berarti kita bebas dan tidak merupakan penyalahguna narkoba. 


Sumber dokumentasi : Panitia
Tentu dong harus tidak menggunakan narkoba, maksudnya tidak penyalahgunaan narkoba kan ingin menjadi Duta Antinarkoba.

 

Sumber dokumentasi : panitia

Saat wawancara, saya dihadapkan dengan seorang juri dari BNN Provinsi Aceh. Sama seperti wawancara pada umumnya, pada tahap awal kita diminta untuk perkenalan diri tapi ada request khusus saya ditanya, Apakah saya bisa berbahasa Inggris dan saya menjawab Insya Allah saya bisa,  dan saya diminta untuk mendeskripsikan diri saya dalam bahasa Inggris. Saya menjelaskan aktivitas saya sebagai mahasiswa semester 6 yang sedang menyusun skripsi dan juga seorang yang gemar menulis, juga berhasil menarik minat remaja berkaitan dengan literasi. Pertanyaannya kalau wawancara umumnya mengalir saja, apa yang saya alami, apa yang saya pahami ya itu yang saya jawab. Kalau saya nggak tahu ya saya bakal bilang nggak tahu dan saya akan berusaha untuk mencari tahu setelahnya. Kemudian ditanya juga mengenai seberapa kuat motivasi saya untuk ikut Duta Antinarkoba ini, saya menjawab dengan skala 8/10.

Alasannya  saya tidak bisa 10/10 karena yang paling utama adalah tetap pada pendidikan, karena pendidikan ini adalah tanggung jawab saya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah mengizinkan dan memilihkan jurusan ini kepada saya, selanjutnya tanggung jawab kepada diri saya sendiri karena sudah berkomitmen untuk mengambil pendidikan yang tidak mudah, kemudian tanggung jawab kepada keluarga saya yang telah membiayai memfasilitasi semua pendidikan saya, tanggung jawab saya juga kepada pemberi beasiswa yaitu Wardah Scholarship Program dari Paragon Corp  kepada saya, dan tanggung jawab saya  juga kepada pasien-pasien saya di masa depan.


Bagaimana kalau saya tidak belajar dengan tekun? Ya kan.
Makanya itu saya tidak bisa memberikan skala 10/10 dan itu menurut saya cukup diterima,  masuk akal.

 

Ada beberapa pertanyaan yang juga ditanyakan, tetapi saya lupa spesifiknya seperti apa karena saya merasa seperti ngobrol saja gitu dengan pewawancara. Seperti berbicara pada umumnya, kesibukan saya saat ini seperti apa, selain kuliah itu bergabung di organisasi salah satunya Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala sebagai Kepala Departemen Kajian Strategis,  setelahnya saya juga menceritakan bagaimana pengalaman saya menulis dan ada satu pertanyaan yang masih saya ingat sampai sekarang karena saya agak sulit menjawabnya waktu itu karena saya lupa materi tersebut. Padahal materi tersebut sudah pernah diajarkan sebenarnya pada saat modul penyalahgunaan Napza pada remaja itu diberikan oleh dokter spesialis kejiwaan.

Pertanyaannya adalah tentang golongan dari narkoba, harusnya jawabannya adalah golongan narkoba 1,2, dan 3. Namun, saat itu saya lupa sehingga saya jawabnya seperti jenis-jenisnya saja seperti misalnya morfin, ganja, dan lainnya karena saya lupa saat itu setelahnya saya langsung baca lagi. Oh iya, ternyata ini saya salah menjawab, saya jadi belajar lagi,  namanya juga setiap tahap hidup kita kan ada pembelajaran. Nah, di situ saya belajar. Oh ya  saya lupa akhirnya saya buka lagi, saya belajar dan review lagi. 

Pertanyaan selanjutnya adalah terkait dengan sebutkan lima tokoh pahlawan Aceh, pertanyaan yang cukup mudah bagi saya. Alasannya karena saya memang sering membaca sejarah Aceh dan menggeluti hal tersebut. Saya sebutkan seperti Cut Meutia, Cut Nyak Dien, Teuku Chik Ditiro, Laksamana keumalahayati, Teuku Chik Pante Kulu, Tengku Fakinah, dll. Mungkin teman-teman bisa membaca tulisan saya yang berkaitan dengan Hikayat Prang Sabi silakan bisa dibaca ya.

 

Ada juga pertanyaan berkaitan apa yang saya ketahui tentang Universitas Syiah Kuala

Saya menjawab tentang sejarah Universitas Syiah Kuala. Jadi ini akan sangat berkorelasi dengan jawaban saya sebelumnya berkaitan dengan pahlawan Aceh tadi, sejarah tentang Universitas Syiah Kuala. Kenapa Universitas Syiah Kuala ini berdiri, saya menjawab bahwa memang Universitas Syiah Kuala ini merupakan salah satu pelopor pendidikan di Aceh. Makanya namanya jantung hati rakyat Aceh atau Jantong Hatee Rakyat Aceh,  sejarahnya itu panjang dari Syekh Abdurrauf As-Singkili yang kerap disebut sebagai Syeikh Syiah Kuala makanya dinamakan Universitas Syiah Kuala, dari nama ulama Aceh.  Demikianlah saya menjawabnya, akan tetapi kalau misalnya orang yang tidak paham, akan berpikir bahwa Universitas ini basisnya  dari namanya itu Syiah padahal tidak demikian, itu sih yang saya ingat. Wawancara ini awalnya saya tidak berekspektasi terlalu tinggi, tapi saya berharap memang saya bisa lolos ke tahap selanjutnya dan karena Allah, saya lolos ke tahap selanjutnya.


Seleksi Bakat

Sumber dokumentasi : panitia

 Tahap selanjutnya adalah tahap Seleksi bakat, di tahap seleksi bakat awalnya saya bingung mau menampilkan bakat apa. Saya ingin menampilkan bakat menari, tapi rasanya saya sudah lama tidak menari mungkin sudah 5 tahun dan saya merasa badannya sudah kaku gitu ya untuk menari tidak selentur dulu, tidak  selentik dulu. Saya ingin menampilkan bakat menyanyi, tapi saya takutnya akan terjadi trauma akustik hahaha, alias takut terlalu melengking, karena saya merasa itu bukan bakat yang bisa ditampilkan oleh saya. 

 

Sumber dokumentasi : panitia

Akhirnya saya menampilkan bakat bercerita dengan basis public speaking kata orang sih ini keterampilan, tetapi menurut saya ini bisa menjadi salah satu bakat yang bisa diasah. Tidak hanya berbasis dari keterampilan, karena saya melihat ada juga anak kecil yang dari umur 3 tahun itu udah jago banget ngomong dan kata orang tua saya sejak saya ya SD saya sudah senang ikut kompetisi pidato, padahal dulu belum banyak yang memberikan pelatihan public speaking  jadi saya anggap saja ini bakat.

Saya tampilkan tanpa malu-malu, saya cerita-cerita saja berkaitan dengan narkoba, bagaimana pandangan saya dan saya bawa seolah sedang bercerita bersama teman-teman.  Sebelum saya tampil itu banyak sekali teman-teman yang menampilkan tarian, nyanyi, puisi, dan lainnya. Saya merasa mereka itu sudah sangat keren gitu, tapi saya berpikir lagi setiap orang itu punya keunikan masing-masing dan bakat inilah yang membuat kita unik. Apa yang kita yakini apa yang kita ingin tampilkan, tampilkan saja ya,  di luar ekspektasi saya ternyata juri mengapresiasi dengan yang saya tampilkan, mengatakan mungkin saya bisa ikut Peksiminas itu untuk cabang monolog dengan sedikit diasah lagi. Saya senang sekali dengan apresiasi juri, saya juga diminta untuk berbahasa Aceh untuk mengajak masyarakat agar tidak pakai narkoba disini saya mulai lebih senang dan percaya diri.

Alhamdulillah ternyata saya bisa masuk ke tahap selanjutnya yaitu tahap karantina.

 

 Tahap Karantina

Sumber dokumentasi : panitia

Terdapat 2 hari karantina dengan pembekalan  materi dan 1 hari kita tour ke Rumoh Harapan Aceh, Rumah Sakit Jiwa Aceh. Kita dibekali dengan materi narkoba, pencegahannya, bagaimana peran mahasiswa, public speaking, dan lainnya.  Tahapan  ini  akan diseleksi secara ketat, ada seleksi menulis paper dan juga presentasi paper juga presentasi pidato ataupun gagasan gitu, dari awal sampai akhir saya memang menekankan bagaimana pencegahan narkoba ini berkaitan dengan personal karena penyalahgunaan itu kan umumnya dari personal. Sangat  berkaitan dengan prinsip seseorang ya, di situlah yang harus kita bisa intervensi kalau misalnya salah seorang yang kita kenal ingin direhabilitasi kita bisa sama-sama membantunya untuk mau direhabilitasi, tapi ranah rehabilitasi itu bukan ranahnya mahasiswa, itulah yang catatan saya di paper.

Saya sedang memaparkan paper yang telah saya tulis, berkaitan gagasan saya yang ingin saya kembangkan.
Sumber dokumentasi : panitia
Setelah photoshoot untuk keperluan vote finalis
Sumber dokumentasi : Pribadi

 Kegiatan di karantina itu cukup menarik dan seru, sampai sore ada tahap photoshoot juga untuk seleksi yang favorit.


Sumber dokumentasi : panitia

Kunjungan  Ke Rumoh Harapan Aceh, Rumah Sakit Jiwa Aceh  itu sangat menyenangkan, kita bisa melihat langsung dan berinteraksi dengan klien ataupun orang-orang yang ingin menjadi lebih baik. Di sana kita mendapatkan akses masuk, melihat bagaimana ruangannya, bagaimana tahap prosesnya dan itu merupakan suatu kesempatan yang langka.  Lokasi rehabilitasi tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang ya. Saya pernah ke tempat rehabilitasi di Sibolangit pada tahun 2021, waktu itu ke sana saya juga tidak boleh masuk sampai ke dalam, hanya bisa di bagian tempat kunjungan tamunya untuk berinteraksi boleh, tapi tetap ada batasannya gitu. Jadi itu merupakan salah satu hal yang sangat menyenangkan untuk saya dan menjadi pengalaman baru.

Saat sesi ice breaking, bagian ini tidak mau saya ceritakan, karena permainan seperti Truth or Dare, saya mendapatkan pertanyaan yang 'luar biasa' hahaha, biar penasaran aja.
Sumber dokumentasi : panitia

 

Hal yang sangat saya sukai dari seleksi Duta Antinarkoba ini cukup transparan,  jadi di setiap tahapan itu kita diumumkan nilai yang tertinggi dan sebagainya. Karena jumlah nilainya transparan diumumkan,kita juga bisa  melihat  adanya kesesuaian antara nilai dan performa para finalis. Saya sangat mengapresiasi panitia untuk hal ini.

Saya tidak bisa menulis semua tahapan dari karantina, kita lanjut saja ke tahapan pada saat hari Puncak Penobatannya ya, 26 April 2022 di AAC Dayan Dawood Banda Aceh, karena panjang sekali kalau saya jelaskan. Saya akan tuliskan secara terpisah nantinya dan doakan selesai setelah saya ujian yaa. Kalau pada hari penobatan itu kita dipilih lima pasang yang performa sesuai dengan nilai yang tertinggi itu,  Alhamdulillah saya menjadi bagian dari 5 pasang tersebut pada saat hari penobatan itu. Kalau di atas panggung ada dua tahap seperti ada penyampaian gagasan dan juga ada pertanyaan ataupun QnA

pada umumnya.

Sesi QnA
Sumber dokumentasi : panitia

 

Kalau penyampaian gagasan sejak awal  saya konsisten mengatakan bahwa pendekatan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba itu adalah secara personal jadi gagasan saya adalah saya berusaha untuk mengajak teman-teman semua secara personal untuk memahami dan memiliki prinsip tersebut. Karena ini berkaitan dengan prinsip, maka harus dilakukan secara kontinu dan itu yang saya tekankan di gagasan.

Kemudian tanya jawab, saya senang kalau adrenalin saya itu dipacu, pertanyaannya itu sepasang tapi penilaian itu berbeda, saya mendapatkan pertanyaan berkaitan,  budaya seperti apa di remaja yang harus dikembangkan agar terhindar dari narkoba?

Jawaban saya budaya yang berprinsip dan bermoral dengan berlandaskan nilai-nilai agama,  karena nilai agama itu menjadi hal yang krusial yang yang mencakup prinsip. Jawaban spontan yang memang langsung saya kemukakan.

 

Penyematan selempang oleh Rektor USK Prof. Marwan
Sumber dokumentasi : panitia
Sumber dokumentasi : panitia
Sumber dokumentasi : pribadi

Saat pengumuman saya lumayan deg-degan sih. Alhamdulillah nama saya sebagai juara pertama Alhamdulillahirabbalalamin. Semoga saya bisa amanah, semoga bisa menjadi contoh yang baik dan bisa ikut terlibat baik juga dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh BNN dan juga Universitas Syiah Kuala, saya berkomitmen untuk bersama-sama kita cegah penyalahgunaan narkoba.

Melalui tulisan ini saya berharap teman-teman dapat melihat ataupun memahami bagaimana nilai (value) yang ingin saya sebarkan. Saya tidak bisa bekerja sendirian, kita juga tidak bisa bekerja sendirian. Kita harus memahami bahwa ada masa depan anak-anak kita yang harus kita jaga, kalau misalnya saat ini penyalahgunaan narkoba itu angkanya tinggi maka kemungkinan di masa depan generasi kita akan cukup sangat sulit untuk menjadi generasi yang cerdas, karena dirusak sarafnya oleh penyalahgunaan narkoba tadi, saya sangat konsen di hal ini.

Sumber dokumentasi : Humas USK
Semoga  kita memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama untuk sama-sama kita mencegah penyalahgunaan narkoba demi masa depan yang lebih cerdas dan baik. 


Salam sayang

Raneey