√ [PENGALAMAN] LULUS SNMPTN, JURUSAN DENGAN KEKETATAN TINGGI DI INDONESIA . - Heyraneey | Talk Less Write More

[PENGALAMAN] LULUS SNMPTN, JURUSAN DENGAN KEKETATAN TINGGI DI INDONESIA .

Halo, Assalamualaikum hari ini karena banyak sekali yang masih kebingungan terkait SNMPTN ya.

Baiklah, rani akan menjelaskan secara singkat ya berkaitan dengan  hal-hal yang harus dipastikan dan juga sedikit cara agar bisa tembus SNMPTN.

 

Pastikan dan pahami tata cara, aturan SNMPTN tiap tahunnya. Karena kebijakan SNMPTN bisa berubah-ubah setiap tahunnya, bergantung kebijakan tiap tahunnya. Jadi, jangan sampai salah kaprah hanya karena tidak tau aturan yang diberlakukan ya. Untuk tahun 2021 atau tahun ini berikut gambaran jadwalnya



 Perhatikan akreditasi sekolah, karena akreditasi sekolah memengaruhi berapa kuota yang bisa mendaftar SNMPTN. Akreditasi A akan berbeda kuotanya dengan akreditasi B, C dan seterusnya. Makin bagus akreditasinya, makin banyak siswa yang boleh ikut SNMPTN

 

 

Akreditasi sekolah ini berperan penting karena akreditasi sekolah ini menentukan berapa banyak siswa yang bisa ikut SNMPTN dan juga bagaimana reputasi sekolah. Perlu digarisbawahi, banyak sekolah yang memfokuskan siswanya ke UN memfokuskan siswanya ke prestasi akademik karena inilah yang membuat reputasi sekolah baik dan mempermudah untuk SNMPTN, kalau 

SBMPTN beda lagi ceritanya.

      



Nilai dari rapor sebenarnya kalau kamu bilang nilai naik turun itu tidak masalah asalkan nilainya tidak jomplang banget misalnya dapat 90 kemudian turun jadi 70 itu jomplang banget, tapi kalau misalnya 90 turun jadi 86 80  itu tidak masalah


 Jangan pilih jurusan  yang sama dengan temanmu. Apalagi nilainya di atas rata-rata yang kamu miliki, kalau nekat sih nggak masalah ya tapi cenderung jarang sekali ada yang lulus di satu program studi yang sama dari satu sekolah kecuali sekolahmu itu benar-benar sekolah yang reputasinya luar biasa kalau sekolahnya biasa saja itu sangat jarang terjadi.


Kamu harus memahami dengan detail jurusan yang ingin kamu tuju seperti jumlah peminat tiap tahunnya kemudian jumlah yang diterima dan persentase tiap daerah misalnya kamu pingin milik ke UI. Kamu asalnya dari Aceh dan tahun lalu dan 5 tahun kebelakangan tidak ada yang lolos ke UI dari Aceh kemungkinan kamu lolos itu sangat kecil karena apa karena mengingat statistik yang sebelumnya tidak ada yang lolos jadi kalau kamu ingin memilih,, ya tidak masalah. Namun, kalau dilihat kemungkinan ya cenderung kecil.


Lintas jurusan, harus benar-benar paham banget bahwa SNMPTN ini kinerja kalian selama 3 tahun kalau kalian anak IPA dan tiba-tiba kalian pilih SNMPTN IPS apa indikator penilaiannya. Jadi harus benar-benar tahu jurusan yang kalian inginkan itu tidak menerima atau menerima siswa yang lintas jurusan karena percuma nilai kalian tinggi tapi di persyaratannya tidak masuk ya kan jadinya sia-sia missal Psikologi di Universitas Syiah Kuala di bawah naungan Fakultas Kedokteran. Namun, Psikologi Universitas Syiah Kuala itu adalah IPS. Jadi kalian harus benar-benar pahami jurusannya. Jangan sampai salah langkah ya ini bahaya banget.


 Pilih jurusan dengan serius karena tahun ini berbeda banget loh konsekuensinya kalau kalian pilih jurusan asal-asalan ataupun asal lulus saja.  Karena risikonya bisa di blacklist dari SBMPTN dan beberapa jalur masuk kedepannya sangat merugikan kan. Ya makanya, harus pilih yang benar-benar kalian inginkan agar tidak menyesal. Pilihlah pilihan 1 yang sangat kalian inginkan dan pilihan 2 yang kalian inginkan tapi tidak seketat pilihan 1..


 Pilih dua pilihan tapi jangan berharap lolos di pilihan kedua. Anggap saja pilihan kedua itu adalah bonus ya. Walau  Rani sendiri lolos di pilihan kedua nih, tapi itu di luar ekspektasi banget! Karena pilihan kedua itu seperti sangat kecil kemungkinannya untuk lolos.  Jadi kalian harus benar-benar letakkan pilihan pertama itu yang kalian inginkan dan pilihan ke-2 sebagai  bonusnya.


 Kalau kamu punya sertifikat dari Kementerian ataupun dari instansi pemerintahan baik itu menang kamu bisa sertakan saja baik itu menang ataupun finalis karena itu berbobot atau kamu pernah ikut penelitian and1 lomba internasional sertakan saja karena itu menambah poin plus penilaian Saya pernah nulis tentang sertifikat yang saya masukkan di sini

Kalau kamu tidak punya sertifikat maka tidak masalah kamu tetap bisa mendaftar dengan nilai yang kamu punya

 Perhatikan poin dan keketatan jurusan pilihan baik yang pertama dan kedua jangan sampai jurusan dua itu jauh lebih ketat dibandingkan dengan jurusan pertama. Jadi harusnya pilihan pertama adalah pilihan dengan keketatan tertinggi kemudian pilihan kedua jurusan yang keketatannya tidak terlalu tinggi karena kalau misalnya kamu milih yang pertama itu itu tidak ketat dan kamu enggak lolos otomatis yang kedua dengan keketatan yang sini kamu juga bisa enggak lolos.




                               

 Kalau kamu lolos SNMPTN ambil lah! Walaupun itu pilihan kedua karena kamu akan lebih sangat menyesal jika kamu membuang pilihan SNMPTN dan kamu tidak lolos di SBMPTN dan kamu harus di-blacklist. Lebih baik kamu maksimalkan pilihan yang akan kamu pilih jangan kamu asal ambil gitu!


Fyi, rani lolos di Informatika Universitas Syiah Kuala.

 

 Okay, mungkin sekian dulu dan rani akan nulis tips lolos SBMPTN tanpa Bimbel!

Terima kasih sudah membaca!

 



Get notifications from this blog

12 komentar

  1. Lanjut kuliah ketika kesempatan ada... 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa benar sekali bang. Anugerah yang patut disyukuri

      Hapus
  2. Wah, selamat yaaa
    semoga betah kuliah di jurusan ini
    dan menjadi next SamSan Tech :D
    (udah nonton drakor Start Up, kan?)

    BalasHapus
  3. Wah selamat, temanku sampe berkali kali ikut test SBMPTN kala itu, lah aku sekali aja tapi gak lolos sih hehe, akhirnya kuliah di kampus swasta, ah kuliah dimana pun yang penting kemauan belajar mahasiswanya ya

    BalasHapus
  4. Wah jadi ingat perjuangan ku dulu saat milih jurusan. Dulu mah kayaknya aku kuliah pilih jurusan modal nekat aja gak pake survey. Untung bisa lolos ya. Jadi ngerasa beruntung.

    BalasHapus
  5. jadi inget dulu ikut SMPTN (klo g salah dijamanku) gara-gara diiming2i nyokap duit seratus ribu, biar gak ngegame mulu pasca nunggu pengumuman kelulusan SMA, eh malah lolos deh hehe

    BalasHapus
  6. Selamat ya, Kak, atas capaiannya. Semoga sukses dan lancar studinya. Btw, ada beberapa istilah/singkatan yang sepertinya perlu diberi penjelasan atau kepanjangannya, Kak, karena tidak semua orang familiar dengan singkatan tersebut 🙏🙏

    BalasHapus

Halo! Terima kasih sudah membaca.