√ Boi dan Dinamisnya Manusia - Heyraneey | Talk Less Write More

Boi dan Dinamisnya Manusia

Ini namanya Boi, kucingnya nurut sekali. Baru pertama kali ketemu kucing ini, di tempat yang istimewa ini.
Sebelumnya saya tidak pernah suka memegang kucing, ini saja masih takut-takut untuk memegang.

Saya luluh dengan Boi yang nurut sekali. Artinya saya berubah!


Apakah kucing penurut ini yang mengubah saya?

Bisa jadi.


Namun, yang saya rasa adalah motivasi dan niat saya juga kemauan untuk memegang kucing ini dalam artian saya mengalahkan keengganan dan ketakutan dari diri saya sendiri.


Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu pusat rehabilitasi narkoba, bahkan bisa berinteraksi baik dengan para pasien, staff, dan lainnya. Saya benar-benar senang sekali bisa melihat dan mengamati bagaimana keadaan lingkungan juga hal-hal positif di sini, tempat orang-orang yang ingin berubah menjadi lebih baik, banyak cerita cerita unik dan juga latar belakang berbeda-beda, tetapi mereka memiliki satu tujuan yaitu berusaha untuk menjadi yang lebih baik.


Ini foto pagi keesokan harinya, di sekitaran halaman tempat rehabilitasi. Suasananya nyaman sekali, sembari saya menulis dan juga menyelesaikan kasus skenario klinis.

Banyak hal-hal yang harus kita perhatikan sebagai seorang manusia, bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengubah suatu kesalahan. Di sini saya berkesempatan bertemu dan berinteraksi dengan berbagai orang berbagai usia, latar belakang, agama, suku, dan cerita hidup yang beragam, tetapi mereka memiliki tujuan untuk menjadi insan yang lebih baik.

Unik sekali ada yang mengajak saya berkenalan secara "personal" waah jadi tersipu hahah.


Saya mendapat banyak pelajaran berharga bahwa hidup tidak hanya sebatas hitam putih ada hal-hal unik dibalik hal tersebut.

Mendengar kisah-kisah unik ini membuat saya juga memahami, bahwa manusia bisa berubah. Dengan energi, niat, dan motivasi yang sangat besar. Namun, tetap harus punya prinsip dan tujuan hidup.

*Namun, saya tidak bisa share banyak foto karena privasi, dan tempat ini hanya bisa dimasuki dengan perizinan khusus.


Ketika pulang pun saya ikut berubah, sekarang saya tidak hanya memberi makan kucing kampung dan jalanan, tapi memberanikan diri memegang kucing-kucing, walau kadang geli dan takut, hehe.

Energi, niat, dan motivasi yang sangat besar, adalah hal yang dapat membuat manusia berubah.

Get notifications from this blog

Halo! Terima kasih sudah membaca.